Selasa, 30 November 2010

Sajadah Cinta

Kutunggu jawabanMu di atas sajadah kalbu
Kusimpan pesonaMu di relung hati
Kusibak tabirMu dengan menanggalkan dosa
Kuraih kasihMu dengan bertasbih

Ya Wadud…
Semaikan benih-benih cinta
Agar aku dapat menyapa senyumMu
Bukankah setetes air cinta
Tidak akan mengurangi kecantikanMu
Bukankah aku berhak merasakan kemesraan cintaMu
Jika Kau tolak risalahku
Kemana lagi kualamatkan goresan tinta ini

Ya Rahmaan Ya Raahiim
Aku memang petualang cinta
Aku masih mencari dan belajar memaknai cinta
Sebagian besar cintaku, kugadaikan pada yang lain

Namun,
Dengan keagungan cintaMu
Bukankah Engkau tidak pernah cemburu
Terimalah puing- puing cintaku
Balaslah cintaku dengan mahabbahMu

Ya Arham al Rahim
DihadapanMu kupejamkan mata batinku
Tuk menahan rasa malu
Nuraniku bertanya
Kado apa yang dapat memikatMu
Hanyalah risalah cinta ini yang dapat kupersembahkan
Semoga Engkau berkenan menerimanya
Allahumma amin..

[dari sebuah buku 'Sajadah Cinta']

Jumat, 19 November 2010

Borongan Merit

13 Dzulhijjah 1431 H / 19 November 2010

Lantunan rasa syukur senantiasa terucap di hati dan membasahi bibir ini, menandakan betapa sempurnanya DzatMu. Duhai cinta terimakasih Kau telah sapa aku pada hariMu
Kau telah beri aku cinta yang seutuhnya
Hingga aku mampu memaknainya sekaligus merasakannya di tiap detik penghidupanku
Apalagi yang mampu aku lakukan
Apalagi yang mampu untuk aku pungkiri
Bongkahan kenikmatan yang menggunung
Membuatku menjadi sangat..sangat mencinta dan merinduMu

Allah..
Bulan ini sungguh keberkahanMu terus mengiringi kami
Bagaimana tidak, jika dalam satu bulan ini saja kenikmatanMu datang tanpa henti
Setelah moment kurbanMu di hari Adha yang masih menyelimuti diri ini
Mengajarkan kami banyak hal
Soal hidup
Soal pengorbanan
Soal berbagi
Dan kini masih dalam nuansa AdhaMu
Ruang kebahagiaan itu terus menganga lebar
Seperti akhir pekan ini
Seharusnya ada agenda profesi yang harus di tunaikan di luar kota
Tapi nampaknya Allah punya rencana lain, di akhir pekan ini 2 kabar bahagia datang dari 2 sahabat terdekatku
Sabtu pagi besok teman kampus yang juga sahabat baikku melepas masa lajangnya
Ga nyangka ya, sahabatku ini bentar lagi punya amanah baru sebagai istri dan ibu [insyaAllah] udah g bisa seenaknya pulang pergi, semua sudah mulai ada aturannya tentu atas izin suami, tapi Allah itu Maha Adil apapun yang kita lakukan sebagai istri dinilai ibadah di mata Allah bahkan bertumpuk pahala akan segera menghampiri. Kalo dulu kita suka cekakan di kampus, maen pentung2an, nongkrong, usilin dosen bareng, wah byk..
Tidak ada yang berubah, hanya bertambahnya amanah dan tentu semua bernilai ibadah karena sudah halal
Barokallah y Ra..

Kebahagiaan kedua dateng dari sahabat ’kelurga kecil' gw, kali ini di luar kota daerah Banten sana. Sepertinya haruslah datang, duh penuh bahagia dan rasa haru.

Nah memasuki bulan Desember mendatang temen kampus gw yang bakal kembali melepas masa lajangnya, jadi semakin bersemangat ni..
Berdatanganlah kalimat 
Ayo Dhea kapan nyusul”?
Seulas senyum merekah
Nunggu Sang Sutradara...:D
Barokallah....

Selasa, 16 November 2010

Ied Adha-Mu

10 Dzulhijjah 1431 H / 16 november 2010

Segala pujian hanyalah milik Allah, hamdan wa syukron, ini kalimat pamungkas untuk senantiasa berucap padaNya dan mensyukuri segenap kenikmatanNya.

Alhamdulillah Allah kembali mempertemukanku dengan Ied Adha Nya dan untuk yang kesekian kalinya pengorbanan ini diujiNya. Belajar dari kisah nabi Ibrahim kini seperti tergambar jelas dalam penghidupanku, dari tahun ke tahun dengan kesedihan itu harus mampu terhempaskan, keinginan untuk berkurban dan berbagi kebahagiaan harus pupus, keinginan untuk berbagi kenikmatan dengan orang lain juga harus kembali tertangguhkan. Hanya buliran airmata yang kerap menemani hari ied ini. Tapi Allah selalu punya toleransi, memang belum masanya..Allah Maha tahu batas kemampuan hambaNya, cukup niatkan saja dalam hatimu, bahwa pengorbanan itu adalah perjuangan, meski tak bisa berkurban tahun ini tak berarti pupus pengorbanan dan hilangnya nilai pengorbanan itu, tapi pemaknaannya jauh, jauh dari sekedar berkurban, menyembelih hewan kurban dan membagikannya kepada orang2 yang tidak mampu.

Lihatlah lebih dekat Dhea, berapa byk yang tak tersentuh, terlebih di masa sulit sepert iini, masa penuh bencana alam, sodara2 di pengungsian, rekan sejawat yang juga kesusahan bahkan untuk sekedar bertemu sesuap nasi pun mereka masih harus berfikir kembali, buat orang2 yang memang menjadi tanggungjawab kita. Bukan karena kelebihan harta, bukan pula karena pamer dan unjuk gigi akan kurban, akan hewan sembelih atas nama selainNya tapi semua murni karenaNya. Mungkin bukan saatnya kita berkurban dengan apa yang Rasulullah sunnah kan saat ied Adha tiba yakni dengan menyembelih hewan kurban, mungkin belum saatnya Allah lipatgandakan rezki di pintu kurban ini, tak usah berkecil hati, akan tiba masanya, karena pengorbanan yang terbaiklah yang akan diterima seperti kurbannya Habil, seperti qurbannya nabi Ibrahim.

Allah, sungguh tiada yang sempurna selain Engkau
Yang Maha Kaya yang Maha Pemurah, berilah kami limpahan RizkiMu dari pintuMu yang tak pernah disangka2

Di hariMu ini izinkan kami menaruh harap
Pada segenggam do’a akan janjiMu yang tidak pernah bohong
janjiMu yang senantiasa tertepati
di bulan pengorbananMu ini
ajari kami untuk mampu membaca hikmah teguranMu
agar kami mampu setegar Siti Hajar
Sepatuh Ismail
Dan setaqwa Ibrahim dalam berkurban padaMu

Meski raga ini tak mampu berada di tanah suciMu
Meski kini belum jua waktu memenuhi panggilanMu
Tapi kuyakini bahwa hati ini telah lama berada di sana
Karenanya beri aku dan keluargaku kesempatan
Untuk mampu menggenapkan
Rukun IslamMu
Dengan segenap kemampuanku

Allahu akbar..Allahu akbar..Allahu akbar...Walillahil hamd

Jumat, 12 November 2010

~26 Januari-Mu~

Terimakasih ya Allah untuk segenap nikmat dan anugerah yang kau limpahkan, jadikanlah kami senantiasa hamba2Mu yang selalu bersyukur dengan segala pemberianmu termasuk keluarga yang dicinta, kerabat, sahabat dan teman yang dikasihi serta penuhilah hatiku dengan cintaMu dan sertakanlah selalu keimanan ini dengan keimanan yang paripurna hingga ajal menjelang. Ighfirlii ya Robb….Allahumma Amiinn…

Allah, tiada kata yg pantas terlontar dari bibir ini, tiada kalimat nan indah selain bertahmid memuji asmaMu dan mengagungkan kebesaranMu. Atas segala jutaan nikmat dan karuniaMu, Kau hantarkan aku pada hariMu, sebuah hari yang bagi kebanyakan orang adalah hari bersejarah, hari di waktu Ibu melahirkan diri ini, hari yang sebenarnya semakin terkikisnya usia dan sebuah hari yang tentu awal sebuah perubahan diri untuk lebih baik dari hari2 sebelumnya. Meski bukanlah adat, namun milad adalah bagian dari upaya manusia untuk kerap bermuhasabah diri, menghitung kealpaan yg pernah tercipta, memohon keberkahan dan ampunan dan tentu meminta segala yang terbaik untuk diri ini, dan berusaha untuk merebut cintaNya.

Allah, sungguh kesyukuran itu kian terasa, saat aku hanya mampu meminta, memohon, dan terus memanjatkan do’a, sungguh, aku makin tak mampu mendustai segenap kasihMu. Duhai cinta, setiap hariMu adalah berkah, setiap hariMu adalah pengampunan, setiap hariMu adalah kecintaan, namun izinkan aku pada hariMu ini membuat sebuah perjanjian dan permohonan, yang mampu menghantarkanku pada indahnya cintaMu, yang makin membuatku mencintaiMu.

Allah, kesyukuran apalagi yang mampu kudustai di hadapanMu, di hari ini saja, Kau masih berkenan memberiku ‘jatah’ waktuMu, dengan bertambahnya usiaku, bertambah kesyukuran, bertambah kuat ujianMu dan tentu semakin dekat aku pada waktuMu. Terimakasih ya Robb untuk semua ini……

Robb…kepada siapa lagi aku meminta?, kepada siapa lagi aku memohon, dan kemana lagi kan ku alamatkan rasa cinta ini?, jika bukan kepadaMu duhai sang penggenggam cinta dan pemilik cinta.

Hari ini, meski tak ingin terlewati, kembali bertambah kesyukuran. Sudah berapa kali 26 Januari-ku terlewati? Sudah berapa lama? Adakah kenangan indah? Adakah kesyukuran yang kau lewati? Adakah perjanjianmu denganNya yang kau dustai? Dan masihkah kemurnian cinta itu menyertai? Atau kini kau malah berpaling dan menjauh dariNya?, duhai Dhea….adakah segenap kesyukuran itu? Atau malah kau makin asyik dan makin menikmati kebodohan itu?

Di usiamu kini, adakah sejumput amalan terbaik yang kau miliki untuk sekedar menghindarimu dari jeratan siksa neraka? Atau di usiamu kali ini lebih berat amal keburukan ketimbang amal baik? Apakah kau sanggup menahan siksa nerakaNya? Apa yang telah Dhea perbuat selama ini? Adakah sesuatu hal itu berarti bagiNya, atau justru Dhea menjadi makhlukNya yang tak ‘terjangkau’?….Allah…..

Allah, masih dengan keyakinan ini, di saat orang lain pergi dan menjauh dari sisi ini, di saat orang2 terkasih yang mencinta dan dicinta ini tak lagi dekat, Kau datang dengan segenap kekuatan cintaMu, Allah sanggupkah aku berlari dan menduakan cintaMu? Justru aku semakin sayang dan mencintaiMu dengan segenap keterbatasan ini, apalagi yang kucari di dunia ini, selain kecintaanMu dan pengampunanMu, Allah…balaslah rasa cinta ini………..ampuni aku dengan segala kekurangan ini, Allah jangan pernah pergi dan menjauh dariku…….Allah biarkan airmata ini mengering dan berubah menjadi darah, jika hanya dengan ini aku mampu mencintaiMu…

Allah, jika Kau berkenan, izinkan aku membuat permohonan padaMu, untuk semua orang yang mengasihiku dengan cahaya cintaMu, untuk kedua orangtuaku yang telah membawaku pada cintaMu, sehingga aku dijadikan oleh mereka sebagai satu dari jutaan makhlukMu yang mencintaiMu. MengasihiMu di atas kasih2 mereka padaku, untuk mama dan bapak yang telah membimbingku, telah menuntunku untuk menjadi anak yang sholehah, makasih untuk mama yang telah melahirkan aku, menjagaku, memberiku pendidikan yang layak, menimangku dan tentu kerap mengajariku akan cintaMu, menemukan aku pada jalanMu, sungguh hanya surga yang layak kau dapati, makasih Ma.......Untuk bapak, dengan keterbatasan ini, maafkan aku, izinkan aku untuk mengasihimu Pak, maafkan kesalahan aku. Sungguh aku juga mencintai kalian karena Allah…

Untuk saudara2ku, mas Arief, makasih y buat kebersamaan kita, buat kecintaan ini, makasih Allah telah membuat kita untuk saling bersaudara dalam ikatan darah, membuat kita untuk mencinta dan bercinta denganNya, maafkan aku jika selama ini aku kerap tak mampu berlaku sopan, tak mengindahkan kata2mu atau tak mampu menjadi adik yg baik yang selalu siap mendengarkan segenap keluh kesahmu, maafin aku ya Mas…moga Allah menjaga keimanan kita.

Untuk Alfat, mba minta maaf, jika hingga hari ini, aku tak mampu menjadi teladan untukmu, karena memang teladan yg baik hanya dari Nabi Muhammad, maafin aku nda bisa jadi kakak yang baik, namun aku sudah sangat berterimakasih denganmu, yang mampu jadi kebanggaan, kesholehanmu yang kerap menjadi inspirasi untukku, ketulusanmu dalam beribadah, memancarkan cahaya keimanan yang tinggi, maafkan aku ya…..biarlah Allah yang akan menemani kecintaan ini. Makasih sudah menjadi adik sekaligus kakak untuk mbamu ini.

Untuk Udi, adik kecilku yang kucintai karena Allah, sungguh, segenap kasih ini kadang ingin sekali ku luapkan padamu adik kecilku, bagaimana tidak, jika kesungguhan dalam beragama ada dalam dirimu, betapa kamu mengajarkan aku untuk menjadikan Allah sebagai tambatan hati tertinggi, keinginanmu untuk menjadi syuhada pun kadang membuat aku iri, bahkan kecerdasan yang kamu miliki selalu mampu kamu syukuri sehingga Allah makin menambahkan ‘nikmatNya’. Makasih ya De’….jagalah kecintaanNya cukup dalam hatimu.

Untuk orang2 yang pernah singgah dan mewarnai hidupku, semuanya, baik itu ‘calon’, sahabat, kerabat, teman sejawat, semuanya, maafin aku yang dhoif ini, aku tak kuasa, aku hanya mencoba untuk menjalankan perintahNya, namun jika itu dinilai salah maafin aku, jika pula selama ini aku sering membuat kalian marah. Hanya ampunan Allah yg kuharapkan dan tentu hanya penilaianNya yg kan menemaniku.

Allah, makasih ya….buat semuanya…dan berilah aku keberkahan di sepanjang hari2Mu, menemani setiap jejak langkahku, agar aku tak lagi membuatMu cemburu. 

Allah….temani aku…….selalu……selamanya……

~Miladnya di hari ini --0601--

Alloh…
Sungguh tiada yang tidak mungkin dalam jangkauan dan pandanganMu
Tiada yang luput dari genggamanMu
Begitu pula halnya cinta
Tiada yang akan pernah mampu menggantikan posisiMu dalam relung hati ini

Hari ini
Dengan mengucap syukur padaMu
Sampaikanlah salam keselamatan baginya
Untuk dirinya
Untuk kesaliman aqidahnya
Untuk kesejahteraan keluarganya
Untuk semua yang terbaik baginya
Jagalah ia selalu dalam pengawasanMu
Beri ia kekuatan untuk menghadapi hariMu
Meski aku tak kuasa
Meski do’a ini tak terdengar olehnya
Namun sungguh
Engkau Maha Pengasih dan Penyayang
KasihMu tak terhingga
Kuberharap
Dengan kuasaMu
Menghantarkan do’a ini ke hadapannya
Sentuhlah hatinya
Sayangi ia
Alloh…
Meski tak terperikan
Aku tetap memohon kekuasaanMu
"Barokallah fi umrik"...

[tercatat di Jakarta, 6 Januari 2009 dan 2010 di hari yang sama]

Happy Mother Day

Apa makna hari Ibu buat lo?

Satu kata ketika lo dengar kata “IBU”, maka apa yang akan terlontar?

CINTA
SAYANG
RINDU
HEBAT
SUPER



Wah jadi banyak…..
Yah, sosok ibunda dalam benak kita adalah sosok wanita yang tak tergantikan oleh siapapun. Kalau ada orang yang bertanya, siapakah tokoh yang paling berpengaruh buat gw, dengan mantab pasti langsung kujawab : “MAMA”.

Besarnya pengorbanan seorang Ibu, takkan tergantikan oleh siapapun, 
kasih dan cintanya tak kan lekang sepanjang masa
kecintaannya adalah cerminan hati yang tulus
kesabarannya adalah bentuk pengejawantahan dari keimanan seutuhnya
sosok Ibunda sangat sempurna, tanpa kehadiran mereka tentu kita tak berarti, dari tangannya yang hebat, lahirlah diri kita hingga kita menjadi manusia super. Do'anya di sepanjang sujudnya pun tak pernah lepas, keikhlasannya membahana di setiap pengorbanannya, hingga hanya maut yang memisahkan……..

Allah……
Dalam kebersahajaan diri ini, izinkan aku bersujud, memohon padaMu, berdo’a untuk seorang yang penuh cinta, mengasihi dan menyayangi aku, mendidik dan mengajari aku banyak hal, membuatku menjadi seorang pencintaMu, menuntunku untuk senantiasa mengingatMu, mencintaiMu. Seorang yang tak pernah terbersit sedikit pun dalam hatinya untuk meminta balasan jasa, seorang yang tetap teguh akan keimanan yang dia miliki, seorang yang senantiasa mendoakan aku dalam tiap sujud panjangnya, tiap tetes airmatanya menjadi saksi pengorbanannya yang tulus, dari tangannya lahirlah kami anak2nya yang senantiasa mencintaiMu……
sosok yang senantiasa hidup di setiap kejapan mata
sosok yang telah membesarkan, mendidik, berjuang
hanya satu pintanya
agar aku selalu menjadi anak yang sholeh/ah, mengabdi, dan berbakti tulus padanya
meski sering aku tak mengindahkan perkataannya
meski sering aku acuh tak acuh
meski sering aku membuatnya bersedih
namun sekali lagi…
ia benar2 tulus mencintai kami anak2nya
di setiap sujudnya
do'a2nya kian terlantun untuk kami
di sepanjang doanya
tak pernah kami dilupakannya
meski kami kerap membuatnya bersedih dan menangis
di tengah kemuraman hatinya mama selalu menampakkan kebersahajaan
hanya Allah kekasih hatinya
hanya kepadaNya ia adukan segala keluh dan kesah penghidupan ini
Alloh….
Beri aku kesempatan
Untuk senantiasa mengabdi dan membahagiakan kedua orangtuaku
Membalas segala jasa mereka
Dan senantiasa menuntun mereka dalam jalanMu
Cintai
Kasihi
Mama kami
Bapak kami
Sertailah keridhoanMu pada mereka berdua
Karena
Keberhasilan yang kami raih saat ini adalah
Bentuk pengorbanannya yang tak pernah lelah
Semua ia lakukan hanya untuk kami
Hanya untuk kami
Tak pernah mereka meminta lebih
Tak pernah!

Allahu Robbi…
Ampuni kami dan semua kesalahan kami
Berkahi penghidupan kami dunia akhirat
Sayangilah mama dan bapak
Seperti mereka menyayangi kami 
Berikanlah mereka penghidupan yang layak dengan tanganMu
Dunia dan akhirat
Tetapkanlah keimanannya untuk senantiasa berada dalam koridorMu
Alloh…..



[catatan Happy Mother Day 2008]

My Mum is Amazing--Zain Bikha



She wakes up early in the morning with a smile
And she holds my head up high
Don’t you ever let anybody put you down
Cos you are my little angel
Then she makes something warm for me to drink
Cos it’s cold out there, she thinks
Then she walks me to school, Yes I aint no fool
I just think my Mom is amazing



She makes me feel
Like I can do anything
and when she’s with me
there’s no where else, I’d rather be…
After School, she’s waiting by the gate
I’m so happy that I just can’t wait
To get home to tell her how my day went
And eat the yummy food, only my Mom makes
Then I wind her up cos I don’t wanna bath
And we run around the house with a laugh
No matter what I say, she gets her way
I think my Mom is amazing

In the evening, she tucks me into bed
And I wrap my arms around her head
Then she tells me a tale of a girl far away
Who one day became a princess
I‘m so happy, I don’t want her to leave
So she lies in bed with me
As I close my eyes, how lucky am I
To have a Mom that’s so amazing

Then I wake up in the morning, she’s not there
And I realize she never was
And I’m still here in this lonely orphanage
With so many just like me
And as my dreams begin to fade
I try hard to look forward to my day
But there’s a pain in my heart that’s a craving
How I wish I had a Mom that’s amazing
Would be amazing



[My Mom is Amazing--Zain Bikha]
 
© Copyright 2035 My LiFe
Theme by Yusuf Fikri