Kutunggu jawabanMu di atas sajadah kalbu
Kusimpan pesonaMu di relung hati
Kusibak tabirMu dengan menanggalkan dosa
Kuraih kasihMu dengan bertasbih
Ya Wadud…
Semaikan benih-benih cinta
Agar aku dapat menyapa senyumMu
Bukankah setetes air cinta
Tidak akan mengurangi kecantikanMu
Bukankah aku berhak merasakan kemesraan cintaMu
Jika Kau tolak risalahku
Kemana lagi kualamatkan goresan tinta ini
Ya Rahmaan Ya Raahiim
Aku memang petualang cinta
Aku masih mencari dan belajar memaknai cinta
Sebagian besar cintaku, kugadaikan pada yang lain
Namun,
Dengan keagungan cintaMu
Bukankah Engkau tidak pernah cemburu
Terimalah puing- puing cintaku
Balaslah cintaku dengan mahabbahMu
Ya Arham al Rahim
DihadapanMu kupejamkan mata batinku
Tuk menahan rasa malu
Nuraniku bertanya
Kado apa yang dapat memikatMu
Hanyalah risalah cinta ini yang dapat kupersembahkan
Semoga Engkau berkenan menerimanya
Allahumma amin..
[dari sebuah buku 'Sajadah Cinta']