Rabu, 11 Mei 2011

Ayah...Semua MilikNya

Alhamdulillah Allah masih sayang dengan Dhea, sblm berjalan jauh IA sudah ingatkan dan mengembalikan Dhea pada kecintaanNya.

2 pekan lalu jadi pekan terhebat, kali ini Ayah…

Tepat di 24 April lalu, ayah kecelakaan di Kalimalang,masih sangat pagi bagi Jakarta meski jam baru menunjuk pukul 7 pagi. Sekejap aktivitas rumah terhenti saat Ayah menelpon adik dan minta dijemput karena Ayah jatuh, saat itu kakak dan adik pun segera menjemput Ayah, tapi ternyata jatuhnya Ayah dari motor tidak lazim sebab kali ini ayah di tabrak oleh angkot M19, sampai di lokasi Ayah masih terduduk di pinggir jalan Alhamdulillah dibantu oleh beberapa tukang ojek tapi sayangnya angkot jurusan Cililitan-Kranji ini kabur itu artinya ayah korban tabrak lari, bahkan yang lebih menyeramkan angkot itu melukai dua pengendara sekaligus, menurut saksi mata [yang tidak ingin disebut SAKSI] kejadiannya berlangsung sangat cepat, angkot M19 mengarah ke Cililitan menabrak seorang pengendara Ibu2 di sebelah kiri karena panic sang supir langsung banting kiri tanpa dinyana dari arah berlawanan ada motor ayah yang sedang melaju karena angkot tersebut dipacu dengan kecepatan tinggi ayah tak sempat menghindar dan benturan pun terjadi. Innalillah!! Seketika itu Ayah tak bisa berjalan karena ternyata kaki kanannya terluka dan jari kelingking ayah sebelah kanan terputus satu ruas, Allah kuatkan kami.

Segera ayah dilarikan ke RS terdekat saat itu adalah RS.H*R** tapi karena kami tak siap dengan pendanaan jadi ayah tak tertangani dan malah dirujuk ke RS lain yang agak jauh dari TKP, kasian ayah sudah mulai kehabisan darah, Alhamdulillah setelah melalui prosedur yang agak rumit ayah tertangani. Paling tidak penanganan pertama, ayah dijahit kakinya yang sobek dan jarinya yg putus sudah tak dapat disambung lagi karena sudah lebih dari satu jam.

Dalam penanganan dokter ayah masih sadar sejak kejadian tadi, Alhamdulillah, tapi itu tak berlangsung lama saat kami ditawari untuk operasi besar karena ternyata didapati kaki ayah yang sobek melukai pembuluh darahnya pula, karena keterbatasan kami memilih untuk minta di rujuk ke RSUD siang itu juga, Alhamdulillah dzuhur Ayah sudah di RSUD tapi ada prosedur yang kami lewati, lagi2 ayah tertahan tak dapat ditangani segera karena kami tak membawa surat pengantar dokter dari RS sebelumnya, surat pengantar tindakan dokter agar dokter RSUD bisa tau tindakan apa saja yang sudah dilakukan tadi, karena jika tidak ada surat itu maka dokter IGD tak berani bertindak atau opsi laennya adalah ayah sebagai korban awal itu artinya jaitan sebelumnya harus dibredel lagi dan kembali ditangani secara baru, tapi itu g mungkin, g tega rasanya liat ayah demikian, karenanya kami coba hubungi dokter RS sebelumnya dan Alhamdulillah bisa meskipun ayah harus menunggu 2 jam..Allah sahhil umrona…

Masuk Ashar ayah sudah dapat kamar untuk observasi dan akhirnya diopname untuk operasi kaki dan jarinya tadi. Alhamdulillah pertolongan Allah sangat dekat, satu persatu sahabat, teman, rekan membantu baik moril ataupun pendanaan, dan bahkan aleg setempat membantu proses masuknya ayah ke RSUD dan langsung ditangani dokter yang ternyata ikhwah juga, Ala kulli Haal Alhmadulillah..

Sementara ayah tak henti2nya menangis saat melihatku dan meminta maaf, mungkin ayah ingat tadi pagi sebelum berangkat aku sempat merengek untuk pinjam motor ayah tapi keperluan ayah lebih mendesak jadi aku mengalah hingga kecelakaan itu terjadi, innalillah semua ada hikmahnya Yah,yakin! Alhamdulillah semua berjalan lancer mulai dari operasi ayah dan Alhamdulillah tamu2 yang jenguk juga terus mengalir, terimakasih Ya Rahiim…

Sepekan berlalu..
Alhamdulillah Sabtu ayah sudah boleh pulang dan berobat jalan, jadi setiap 2 hari sekali harus balik ke RSUD untuk ganti perban dan cek up. Dan hari ini ayah berobat lagi dan ketemu dengan dokter yang menangani ayah, waktunya ayah dioperasi lagi lusa inshaAllah operasi keduanya yakni jari kelingking yang terputus dan kaki yang harus diangkat pen nya.Ya Allah beri kemudahan di dalamnya…Engkau Maha Rahim Ya Mujibas Saailiin…

Semoga mampu menjadi penggugur dosa2 yang telah lalu dan tetapkan kesabaran yang paripurna bagi kami…Allahumma Amin…

Aku sayang Ayah ;)
 
© Copyright 2035 My LiFe
Theme by Yusuf Fikri