Aku kangen dengan semua warna/i kehidupanku
Betapa aku tersentak hebat kala ujianNya hadir
Ujian yang makin membuat warna hidup ini semakin berwarna
Sungguh aku kangen
Pada hembusan lembut kasihNya
Pada belaianNya
Pada tiap waktu yang IA sediakan untukku
Pada semua hal yang IA selalu bagi ke aku
Sungguh aku malu dibuatNya
Saat aku hanya bisa menagih hak
Tanpa pernah menjalankan kewajiban
Bahkan melanggar laranganNya pun jadi hobi
Sungguh aku kangen
Pada DiriNya yang tak pernah berhenti mencintai aku
Meski kerap aku menduakan cintaNya
Aku sering membuatNya cemburu
Hingga akhirnya aku tersadar kalo hanya Dia Soulmate terbaikku
Lagi-lagi aku malu dibuatNya
Ingin rasanya bercinta denganNya dalam waktuNya
Ingin aku menjadi kekasih terbaikNya
Ingin aku bertanya
Ibadah apa lagi yang harus aku lakukan
Demi berharap pada cintaMu
Agar Kau tak beranjak pergi
Bahkan aku tak cukup cerdas untuk membaca hikmahNya
Bahkan aku tak mampu untuk membaca petunjukNya
Karenanya tolong aku
Beri aku kekuatan bashirohMu
Pada tiap keputusan yang telah menjadi ketetapanMu
Sungguh aku kangen
Bila aku tiba pada batas waktuNya
Inginku bertemu denganNya
Sebagai sepasang kekasih yang saling mencintai
Tapi dengan apa aku harus membayarnya?
Mahar apa yang harus aku persembahkan untuk menjadi kekasihMu?
Aku mohon
Jangan pernah tinggalkan aku
Beri aku kekuatan cintaMu
Saat cinta yang lain mulai mengusikku
Izinkan aku tetap mencintaiMu dengan segenap jiwa ini
Agar dapat kuraih puncak ibadah tertinggi
Mardhotillah
Agar aku mampu menjadi kekasihMu yang selalu ikhlas
Pada setiap kondisi yang Engkau ciptakan
Pada tiap detik waktu yang telah Kau tetapkan
Karena kecintaan itulah yang membuat kita mau dan mampu
Meski deraan badai menghujam
Aku masih yakin bahwa janjiMu adalah benar
Semakin dekat aku denganMu
Maka ribuan kali Kau makin dekat denganku
Kekuatan cinta itulah yang membuatku hidup
Hingga detik waktuMu
Saat itu aku berharap
Hanya Engkau yang kuucap
Pada penggalan kata
Dan hempasan sisa nafas
Sungguh
Aku mencintaiMu
Tolong balas cintaku ini
Inilah kesempurnaan sebuah cinta
Kehakikian kita sebagai abdu
Iyyakana’budu
Wa iyyaka nasta’iin
Allah
Ighfirlii…
Parung, 11.30 pm
April, 10th 2008
0 comments:
Posting Komentar